Selasa, 03 Januari 2012

Kata Kerja Oprasional


BAB III
MEKANISME PENGEMBANGAN INDIKATOR


A.   Menganalisis Tingkat Kompetensi
dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Langkah pertama pengembangan indikator adalah menganalisis tingkat kompetensi dalam SK dan KD. Hal ini diperlukan untuk memenuhi tuntutan minimal kompetensi yang dijadikan standar secara nasional. Sekolah dapat mengembangkan indikator melebihi standar minimal tersebut.

Tingkat kompetensi dapat dilihat melalui kata kerja operasional yang digunakan dalam SK dan KD. Tingkat kompetensi dapat diklasifikasi dalam tiga bagian, yaitu tingkat pengetahuan, tingkat proses, dan tingkat penerapan. Kata kerja pada tingkat pengetahuan lebih rendah dari pada tingkat proses maupun penerapan.

Senin, 19 Desember 2011

Kesesatan dakwah penyatuan agama (Pluralisme)




Segala puji hanyalah milik Allah semata. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad yang tidak ada lagi Nabi setelahnya, kepada keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari pembalasan.
Amma ba'du:
Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al 'Ilmiyyah wal Ifta' (Komisi Fatwa di Saudi Arabia, pen) telah disodorkan beberapa pertanyaan mengenai permasalah yang tersebar di berbagai negeri yaitu dakwah penyatuan agama: Islam, Yahudi dan Nashrani. Dari pemikiran ini muncul pendapat tentang bolehnya membangun masjid kaum muslimin, gereja Nashrani dan tempat ibadah Yahudi dalam satu area secara bergandengan. Dakwah penyatuan agama ini juga membolehkan penerbitan tiga kitab (berisi Al Quran, Taurat dan Injil) sekaligus dalam satu cover. Masih banyak dampak dari dakwah ini dengan adanya perkumpulan dan berbagai pertemuan di belahan dunia barat dan timur.

Pertama: Di antara keyakinan pokok dalam Islam yang sudah pasti diketahui dan telah disepakati oleh seluruh (ulama) kaum muslimin (baca: ijma') bahwa tidak ada di muka bumi ini agama yang paling benar selain agama Islam. Agama ini adalah penutup seluruh agama. Agama ini menghapus seluruh ajaran agama-agama sebelumnya. Tidak lagi tersisa di muka bumi yang menyembah Allah dengan benar selain agama Islam. Allah Ta'ala berfirman,
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imron: 19)
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (QS. Al Maidah: 3)
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآَخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali Imron: 85)
Yang dimaksud dengan Islam setelah diutusnya Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ajaran yang dibawa oleh beliau dan bukan yang dimaksud dengan ajaran selainnya.

Kamis, 04 Agustus 2011

Psikologi umum: Bakat


BAB I
PENDAHULUAN
A.   Later belakang
Negara indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan penduduknya. Akan tetapi masih banyak orang yang tergolong miskin karena belum memiliki pekerjaan tetap. Salah satu penyebabnya yaitu kurangnya pengetahuan dan kurangnya perhatian orang tua terhadap kemampuan yang dimiliki oleh anaknya, disamping sedikitnya lapangan pekerjaan. Kemampuan yang menonjol pada diri seseorang disebut dengan bakat.
Pada umumnya tidak ada orang yang bodoh, hanya saja setiap orang memiliki kemempuan yang beragam. Bahkan orang yang baik itu bukanlah orang yang segala bisa, tapi orang yang ahli dalam satu bidang tertentu.
Pada kesempatan ini, akan saya paparkan mengenai bakat dan hal-hal yang berkaitan dengannya.
B.   Rumusan masalah
Bedasarkan literatur yang saya baca, ada beberapa hal yang akan saya bahas yaitu:
1.    Apa yang dimaksud dengan bakat?
2.    Hal-hal yang mempengaruhi bakat
3.    Bagaimana cara mengenali bakat?
4.    Kecerdasan sebagai bakat
5.    Bagaimana perkembangan fisik, kognitif, emosi, dan sosial anak berbakat?
6.    Apa saja hal-hal yang mempengaruhi bakat?
7.    Bagaimana mengembangkan bakat
8.    Lingkungan anak berbakat

C.   Tujuan
Dari tujuan yang hendak diapai:
1.    Untuk memahami tentang bakat dan hal-hal yang berkaitan dengannya,
2.    Untuk memenuhi tugas makalah pada mata pelajaran Psikologi Umum.





BAB II
PEMBAHASAN
A.   Pengertian bakat
-       Pengertian
Setiap orang dilahirkan dengan berbagai bakat yang berbeda-beda. Secara umum bakat adalah kemampuan yang menonjol yang ada dalam diri seseorang, dibawa sejak lahir dan terkait dengan struktur otak. Kamus Advance, misalnya, mengartikan talent dengan “natural power to do something well.” Dalam kamus Marriam-Webster’s, dikatakan “natural endowments of person.” Dalam percakapan sehari-hari kita sering mengatakan si anu berbakat di nyanyi, di bisnis, di IT dan seterusnya.