Minggu, 26 Februari 2012

Hadits Tentang Waktu Sholat Lima Waktu


Salam sukses kawan .... Belakangan ini banyak sekali tugas yang harus kita kerjakan, semoga kita semua bisa menyelesaikannya dengan baik. Berhubung dengan tugas untuk mencari hadits tentang sejarah terjadinya peristiwa rosululloh dalam melaksanakan shalat lima waktu dan kewajiban shalat jumát hanya untuk kaum laki-laki. Hadisnya bisa diambil di sini

Tugas ke dua tentang hadits niat, baik dari Shahih Bukhory atau pun Shahih Muslim bisa di ambil di sini...

Selasa, 03 Januari 2012

Permendiknas NO. 41 tahun 2007 tentang standar proses pendidikan dasar dan menengah




PERATURAN
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 41 TAHUN 2007
TENTANG
STANDAR PROSES
UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH



Badan Standar Nasional Pendidikan
Tahun 2007



KATA PENGANTAR


Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat, taufiq, dan hidayahNya, sehingga Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menyelesai­kan Standar Proses untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Standar ini dikembangkan oleh tim adhoc selama delapan bulan pada tahun 2006. Tim adhoc ini dibentuk oleh BSNP, dan anggota tim ini terdiri dari para ahli dan praktisi bidang pendidikan. Alhamdulillah standar proses ini telah menjadi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 41 tahun 2007, tentang Standar Proses untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kata Kerja Oprasional


BAB III
MEKANISME PENGEMBANGAN INDIKATOR


A.   Menganalisis Tingkat Kompetensi
dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Langkah pertama pengembangan indikator adalah menganalisis tingkat kompetensi dalam SK dan KD. Hal ini diperlukan untuk memenuhi tuntutan minimal kompetensi yang dijadikan standar secara nasional. Sekolah dapat mengembangkan indikator melebihi standar minimal tersebut.

Tingkat kompetensi dapat dilihat melalui kata kerja operasional yang digunakan dalam SK dan KD. Tingkat kompetensi dapat diklasifikasi dalam tiga bagian, yaitu tingkat pengetahuan, tingkat proses, dan tingkat penerapan. Kata kerja pada tingkat pengetahuan lebih rendah dari pada tingkat proses maupun penerapan.